1. Mengapa istilah praaksara lebih tepat dibandingkan istilah prasejarah untuk menggambarkan kehidupan amsudia sebelum mengenal tulisan?
2. Bagaimana secara metodelogis kita dapat mengetahui kehidupan manusia sebelum mengenal tulisan?
3. Kapan Indonesia mengakhiri zaman praaksara??
4. Apa manfaat yang dapat diperoleh dari belajar kehidupan zaman praaksara?
Jawaban
1. Karena praaksara berarti sebelum mengenal tulisan, berbeda dengan prasejarah yang berarti sebelum ada sejarah/ kegiatan. Meskipun manusia zaman dahulu belum mengenal tulisan, bukan berarti manusia zaman dahulu tidak memiliki sejarah.
2. Dengan metode sinkronik, yaitu dengan cara menghubungkan atau mengkaitkan dengan keilmuan atau peninggalan/ seni. Walaupun manusia zaman dahulu belum mengenal tulisan, bukti-bukti kehidupan mereka bias diketahui dari peradaban. Misalnya bentuk kapak, lukisan dinding gua dan lain-lain.
3. Indonesia mengakhiri zaman praaksara sekitar abad ke-4 sampai 5 Masehi. Penduduk di kepulauan Indonesia baru memasuki masa aksara sekitar abad ke 5 Masehi. Fakta-Fakta mas aksara di keplauan Indonesia dihubungkan dengan temuan prasasti peninggalan kerajaan tua seperti Kerajaan Kutai di Muara Kaman, Kalimantan Timur.
4. –Mengembangkan nilai-nilai social.
-Warisan budaya lisan yang disampaikan nenek moyang kita dari mulut ke mulut.
-Nilai religius/ kepercayaan.
”Sekian ilmu yang dapat saya bagikan kepada
teman-teman, mohon maaf bila terdapat kesalahan dalam penulisan artikel ini.
Sumber penulisan artikel ini saya ambil dari buku catatan sekolah saya.”
Terimakasih Atas Kunjungannya.

Komentar
Posting Komentar